
cover album Peaceful Journey
Review musik kali ini datang dari album solo instrumental Aksan Sjuman, seorang pemain drum yang sudah malang melintang di dunia musik Indonesia. Aksan terkenal dengan permainan drum nya yang khas dan kental dengan nuansa jazz. Aksan memiliki gaya bermain drum yang unik dan termasuk one of a kind di Indonesia. Nuansa atau ambience, dan out of the box adalah penilaian dari saya untuk menggambarkan gaya permainan drum dari seorang Aksan. Terbukti dari keunikan permainannya tersebut, Aksan dipercaya beberapa kali untuk menyumbangkan permainannya dalam beberapa album dari musisi-musisi terkemuka. Sebut saja Dewa 19, Potret, dan yang paling baru adalah Monita.
Okay, kembali ke review musik sebagai topik utama artikel kali ini. Peaceful Journey, begitu mendengarkan titel album ini, mungkin sudah bisa dibayangkan sajian musik apa yang ditawarkan. Dalam album ini, Aksan tidak sendirian. Jose Rosenberg (sax), Eugene Pao (gitar), Peter Scherr (bass), dan Masako Hamamura (piano) pun turut menyumbangkan permainannya dalam album solo instrumental pertama dari seorang Aksan Sjuman. Dibuka dengan track pembuka yang berjudul Something Real, melodi piano dari Masako Hamamura membuka lagu ini dan seakan menjadi seorang guide yang siap untuk mengantarkan kita berpetualang menjelajahi keseluruhan album ini. Dentingan piano Masako dengan dibarengi permainan ride cymbal Aksan dan permainan bass Scherr berkolaborasi dengan indahnya dan menciptakan nuansa yang bisa dibilang seperti kenyataan yang ada di dunia ini. Ada kesenangan, kesedihan, dan sekelumit dinamika kehidupan yang ada. Terdapat sebuah track yang menarik untuk disimak, yaitu Bali. Diawali dengan permainan solo drum dari Aksan yang terdengar sangat “berbicara”. Suara tom, snare drum dengan snappy atau senar yang dibiarkan tidak terpasang, berdentum dengan bebas tanpa batasan seakan menggambarkan eksotisme pulau Bali. Pada lagu ini, melodi lagu lebih didominasi oleh saxophone Rosenberg yang menggambarkan eksotisme pulau Bali terutama di senja hari, mengalun dengan halus dan terkesan (sedikit) sendu. Satu lagi salah satu track yang merupakan favorit dari saya, yaitu Love Sadness & Hapiness. Permainan semua player lagu ini menurut saya sangat menggambarkan titel dari lagu ini sendiri. Melodi saxophone sebagai pembuka lagu ini seakan menggambarkan perasaan cinta, yang kemudian disusul oleh permainan piano yang cukup melambangkan konflik yang berujung kesedihan, kemudian bangkit lagi menyusul kebahagiaan.
Dari keseluruhan track yang ada, Aksan sudah sangat menggambarkan talentanya yang sangat unik dalam permainan drumnya. Apabila Anda mengharapkan permainan open solo yang rumit dan membuat mata terbelalak, Anda salah sambung. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, keseluruhan track dari album ini sangat mengutamakan nuansa. Dengarkan album ini sambil memejamkan mata dan kemudian lihat titel dari track yang ada.Maka, saya yakin Anda akan merasakan hal yang digambarkan oleh titel dari track-track tersebut. Kekurangan dari album ini saya pikir hampir tidak ada. Walaupun, nuansa dari tiap lagu terkesan hampir sama dan cenderung agak membosankan. Saran saya, dengarkan album ini berulang-ulang dan Anda akan merasa album ini hanya terdiri dari satu lagu saja, yang berujung pada satu kata, kedamaian.
Selamat menikmati. Jangan lupa untuk membeli album yang orisinil. Hargai karya anak bangsa
appendix:
Daftar seluruh lagu dalam album Peaceful Journey:
- Something Real
- 15928
- Bali
- Love Sadness And Happiness
- www.messagefromwater.com
- Cold Summer Serenade
- Black Rain
- Peaceful Journey
sumber gambar: www.musiqz.com